Langsung ke konten utama

PT Titan Infra Energy, Pentinganya Memahami Kualitas Batubara di Indonesia

 

Batubara tetap menjadi sumber energi utama di berbagai industri, termasuk manufaktur dan pembangkit listrik. Titan Infra Energy, sebagai pemimpin dalam infrastruktur dan logistik energi di Indonesia, telah memperlihatkan komitmen terhadap kualitas dan keberlanjutan energi sejak 2005.

Kalori sebagai Indikator Kualitas Batubara

Kandungan kalori dalam batubara memengaruhi kualitasnya secara signifikan. Semakin tinggi kalorinya, semakin efisien batubara tersebut dalam menghasilkan energi ketika dibakar. Titan Infra Energy memahami pentingnya kalori dalam menentukan kualitas batubara.

Klasifikasi Batubara Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI)

Batubara diklasifikasikan berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk memastikan efisiensi dan keamanan penggunaannya. Berikut adalah klasifikasi berdasarkan SNI:

1. Batubara Rendah: Brown Coal

Brown coal, atau batubara rendah, memiliki peringkat yang lebih rendah dan cenderung lunak dengan kadar air yang tinggi. Di antara jenis batubara ini, terdapat varian:

Batubara Energi Rendah Lunak

Batubara energi rendah lunak memiliki struktur kayu yang masih terlihat, cocok untuk beberapa aplikasi industri.

Batubara Lignite

Batubara lignite memiliki struktur kayu yang lebih jelas, meskipun nilai kalorinya tetap rendah.

2. Batubara Tinggi: Hard Coal

Hard coal memiliki peringkat yang lebih tinggi dibandingkan brown coal, dengan struktur yang lebih padat dan kadar air yang lebih rendah. Karakteristiknya meliputi:

Karakteristik Kompak

Struktur hard coal yang padat membuatnya lebih tahan terhadap tekanan fisik, cocok untuk aplikasi industri yang membutuhkan kualitas tinggi.

Nilai Kalori yang Tinggi

Hard coal memiliki nilai kalori yang tinggi, menjadikannya pilihan yang menguntungkan untuk aplikasi dengan energi tinggi dan efisiensi yang baik.

Klasifikasi Batubara Menurut American Society for Testing and Materials (ASTM)

ASTM memiliki klasifikasi yang lebih rinci terhadap jenis dan kualitas batubara. Berikut adalah klasifikasi berdasarkan ASTM:

1. Jenis Batubara Rank Anthracitic

Batubara rank anthracitic termasuk meta-anthracite, anthracite, dan semi-anthracite, masing-masing dengan karakteristik dan nilai kalori yang berbeda.

2. Jenis Batubara Rank Bituminous

Rank bituminous mencakup low-volatile bituminous, medium-volatile bituminous, dan high-volatile bituminous, yang masing-masing memiliki kandungan karbon dan nilai kalori yang berbeda.

Jenis Batubara Lainnya

Selain klasifikasi di atas, terdapat juga batubara lignit dengan kualitas terendah.

Kesimpulan

Pemahaman yang baik tentang berbagai jenis dan kualitas batubara sangat penting dalam industri pertambangan. Dengan mengetahui karakteristik masing-masing jenis batubara, kita dapat memilih sumber daya yang sesuai dengan kebutuhan energi dan aplikasi industri yang diinginkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal PT Ganda Alam Makmur Perusahaan Industri Batubara Indonesia

  PT Ganda Alam Makmur adalah perusahaan yang berdiri pada tahun 2012 sebagai hasil dari kerjasama strategis antara Titan Infra Energy dan sebuah perusahaan terkemuka dari Korea. Dengan dukungan dari Titan Infra Energy Group , PT Ganda Alam Makmur telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain utama dalam industri batubara di Indonesia. Titan Infra Energy sendiri telah berkecimpung di sektor ini sejak tahun 2005, menawarkan keahlian dalam bidang infrastruktur dan logistik energi. Wilayah Operasi dan Konsesi Tambang Terletak di Kabupaten Sangkulirang, Kalimantan Timur, PT Ganda Alam Makmur memiliki konsesi tambang seluas 10.000 hektar . Hingga kini, lebih dari 2.330 hektar lahan telah berhasil dibebaskan, memastikan keberlanjutan produksi batubara hingga dua dekade mendatang. Dengan eksplorasi yang telah mencakup lebih dari 60% area konsesi, perusahaan ini telah mengidentifikasi sumber daya batubara sebesar 539 juta ton sesuai standar JORC . Produksi dan Rencana Masa Depan...

Perhitungan Biaya Jasa Angkut Batubara Titan Infra Energy di Indonesia Terbaru

  Dalam industri pertambangan batubara, salah satu faktor krusial yang mempengaruhi profitabilitas adalah biaya angkut batubara . Perusahaan seperti Titan Infra Energy perlu mempertimbangkan berbagai komponen biaya dalam proses pengangkutan batubara, mulai dari lokasi penambangan hingga pelabuhan khusus. Artikel ini akan membahas secara rinci tentang perhitungan biaya angkut batubara dan referensi yang digunakan dalam industri ini. Komponen Biaya Angkut Batubara Perhitungan biaya angkut batubara tidak hanya melibatkan biaya transportasi sederhana, tetapi juga mencakup beberapa komponen penting. Titan Infra Energy sebagai perusahaan yang bergerak dalam sektor ini harus mempertimbangkan beberapa faktor berikut: Biaya Handling di ROM Stockpile : Penanganan batubara di ROM stockpile menggunakan alat berat seperti buldozer. Alat berat ini digunakan untuk mengelola dan memindahkan batubara dari tempat penimbunan sementara sebelum diangkut ke fasilitas pengolahan. Biaya Pemuatan : Prose...

Mengenal Visi, Misi, & Nilai Perusahaan Titan Infra Energy dalam Lini Bisnisnya

  Titan Infra Energy  memiliki visi yang jelas dan ambisius untuk menjadi perusahaan pilihan di kawasan Sumatera. Dengan kompetensi yang terintegrasi pada sumber daya energi batubara dan layanan infrastruktur di Indonesia, perusahaan ini terus berupaya mencapai tujuan tersebut. Melalui visi ini, Titan Infra Energy menunjukkan komitmen yang kuat untuk memanfaatkan sumber daya alam Indonesia dengan cara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Misi: Melaksanakan Pelayanan Infrastruktur Energi Batubara Terpadu Dalam mencapai visinya, Titan Infra Energy memiliki misi yang terstruktur dengan baik. Perusahaan ini melaksanakan kegiatan pelayanan infrastruktur energi batubara terpadu dari hulu ke hilir. Berikut adalah beberapa aspek kunci dari misi Titan Infra Energy: 1. Penambangan Sistematis Titan Infra Energy menerapkan penambangan yang sistematis untuk memastikan proses ekstraksi batubara berjalan dengan efisien dan aman. Proses ini melibatkan perencanaan yang matang, penggunaan ...